Direktur Akademi Teknik Kupang (ATK), Ir. Piet Djami Rebo, M.Si, mengingatkan para peserta uji sertifikasi agar tidak hanya berfokus pada hasil akhir berupa sertifikat, tetapi juga memahami makna penting dari sikap kerja dalam dunia profesional.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan uji sertifikasi bidang konstruksi yang dilaksanakan melalui kerja sama antara Akademi Teknik Kupang dan Balai Jasa Konstruksi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi lulusan dan calon lulusan perguruan tinggi bidang konstruksi agar lebih siap memasuki dunia kerja.
Djami Rebo menegaskan bahwa sertifikasi bukan sekadar proses administratif untuk memperoleh pengakuan kompetensi. Lebih dari itu, sertifikasi merupakan bentuk tanggung jawab profesional yang harus disertai dengan kedisiplinan, kejujuran, ketelitian, etos kerja, dan sikap yang baik dalam melaksanakan pekerjaan. Dalam berita tersebut, ia menekankan bahwa mengikuti sertifikasi bukan hanya soal mendapatkan sertifikat, tetapi juga berkaitan dengan tanggung jawab dan profesionalisme kerja.
Menurutnya, dunia konstruksi membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya mampu secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kerja yang kuat. Kemampuan menghitung, menggambar, mengukur, dan memahami standar teknis harus berjalan seimbang dengan sikap bertanggung jawab, mampu bekerja sama, disiplin terhadap waktu, serta menjaga kualitas pekerjaan.
Kegiatan uji sertifikasi ini menjadi momentum penting bagi peserta untuk mengukur kesiapan diri. Melalui proses tersebut, para peserta tidak hanya dinilai dari aspek pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga diarahkan untuk memahami bahwa dunia kerja menuntut kesiapan mental, integritas, dan profesionalisme.
Bagi Akademi Teknik Kupang, pesan ini sejalan dengan semangat pendidikan vokasi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berijazah, tetapi juga lulusan yang siap bekerja, siap beradaptasi, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan. ATK terus berupaya membentuk sumber daya manusia teknik yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing.
Sikap kerja menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kepercayaan di dunia industri. Seorang tenaga konstruksi yang memiliki keterampilan tinggi tetap perlu menunjukkan tanggung jawab, komunikasi yang baik, kepedulian terhadap keselamatan kerja, serta komitmen terhadap mutu pekerjaan.
Karena itu, para peserta uji sertifikasi diharapkan menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga. Sertifikat yang diperoleh nantinya bukan hanya menjadi dokumen pendukung dalam mencari pekerjaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap pekerjaan harus dilakukan dengan sikap profesional dan penuh tanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, Akademi Teknik Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, terampil, dan berintegritas. Semoga para peserta uji sertifikasi mampu membawa semangat kerja yang positif, menjaga nama baik almamater, dan menjadi tenaga konstruksi yang berkontribusi nyata bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur dan Indonesia.
ATK terus bergerak maju, membentuk generasi teknik yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter, disiplin dalam bekerja, dan siap mengabdi untuk negeri.